Subscribe:

home

Rabu, 01 Agustus 2012

Sedekah Solusi Anti Miskin

Mengapa Pemerintah membuat program Menanam 1 juta Pohon? Dan sebagian besar warga mendukung ide pemerintah. Itu karena dipercaya alam sudah tidak seimbang, banyak pohon yang mati atau hutan yang beralih fungsi karena ulah manusia.
Mengapa kita harus menanam pohon, menjaga keseimbangan alam atau melestarikan lingkungan?

Bahasa sederhananya adalah manusia butuh pohon untuk bertukar nafas (O2 dengan CO2). Kalau tidak ada pohon, manusia tidak bisa bernafas. Maka kalau manusia ingin tetap hidup, menanam pohon atau melestarikan hutan adalah solusi.
Disini ada hubungan memberi dan menerima antara pohon dan manusia, ketergantungan. Tidak bisa dihilangkan salah satunya. Dan itu adalah Hukum Alam.

Konsep keseimbangan atau hukum alam berlaku untuk semua makhluk, baik yang hidup atau mati. Begitu juga dengan sesama manusia. Tetapi apakah hukum alam ada korelasi antara orang kaya dengan yang miskin? Dewasa ini pemerintah atau siapapun pemerhati kaum miskin, menggalakkan menabung dan hidup hemat bagi yang miskin. Dan orang kaya didorong untuk banyak memberi/membantu kaum miskin. Tapi faktanya yang kita lihat, justru yang kaya semakin kaya dan yang miskin semakin miskin sampai tidak bisa menabung. Berarti tidak ada hubungan tentang hukum alam antara kaya dan miskin? Memberi dan menerima?

Bagaimana hukum alam tentang uang? Mungkin para pemerhati kemiskinan perlu mencoba cara ini. MEMBERI UANG UNTUK MENERIMA BANYAK UANG, itulah hukum alam. Jadi, jika orang kaya semaki kaya dengan memberi, maka yang miskin harus belajar kaya dengan memberi. Memberi uang atau Infak adalah sarana, sebab atau magnet untuk menarik uang dari alam.
Bagi seorang muslim banyak sekali dalam Kitab Al Quran atau hadist tentang keutamaan memberi, infak, sedekah, zakat dan sejenisnya. Allah menjamin tidak akan menjadi miskin bagi orang yang rajin memberi. Bahkan Allah berjanji akan melipat gandakan balasannya.

Hukum Alam tentang UANG dan Matematika Sedekah ini bukan hanya TEORI, tapi langsung dicoba dan dibuktikan.

0 komentar:

Poskan Komentar